News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

LPP BAIK Apresiasi Dinas Kesehatan Dalam Mendukung Pelestarian Budaya

LPP BAIK Apresiasi Dinas Kesehatan Dalam Mendukung Pelestarian Budaya


SALO
 - Apresiasi mendalam juga datang dari keluarga besar Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) BAIK. Pengurus Yayasan yang diwakili oleh Dt. Erman, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif jemput bola yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar.

Beliau menekankan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan misi pelestarian nilai-nilai luhur daerah.

"Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kampar dan tim medis Puskesmas Bangkinang Kota. Upaya pemajuan budaya dan pelestarian adat istiadat Kampar membutuhkan raga yang tangguh. Tanpa kesehatan yang prima, mustahil program-program penguatan jati diri daerah ini dapat kita jalankan dengan maksimal," ujar Dt. Erman pada Kamis (16/4/2026)

Beliau juga menambahkan bahwa perhatian terhadap kesehatan para pemangku adat dan komunitas pendidikan budaya ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi keberlangsungan warisan leluhur.

"Perhatian ini sangat berarti bagi kami. Dengan kesehatan yang terjaga, para penggiat budaya dapat terus beraktivitas, berinovasi dan memastikan pembinaan budaya di Kampar tetap berjalan baik demi generasi masa depan," tutupnya.

Inisiasi Kolaborasi: Sehat Raganya, Lestari Adatnya

Kegiatan ini tak lepas dari inisiasi Syamsul Azwar, Pimpinan Umum LPP BAIK yang juga merupakan Tim Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. Sebagai sosok yang menjembatani urusan kesehatan publik dan pelestarian budaya, ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah "Hati ke Hati" untuk menyentuh simpul-simpul masyarakat adat.

"Kesehatan adalah hak dasar setiap warga, dan komunitas adat adalah penjaga ruh identitas daerah kita. Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan bahwa para pelestari budaya kita tidak hanya kuat dalam menjaga tradisi, tapi juga prima dalam fisik dan raga," ujar Syamsul Azwar dengan penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa sinergi ini bukan sekadar pemeriksaan medis biasa, melainkan simbol nyata hadirnya pemerintah (Dinkes Kampar dan Puskesmas) di setiap sendi kehidupan masyarakat.

"Kita ingin menciptakan harmoni; ketika raga sehat dan pikiran jernih, maka kerja-kerja pelestarian adat serta pembangunan daerah akan berjalan beriringan. Ini adalah bakti kita untuk Kampar—menjaga warisan leluhur dengan raga yang tangguh dan jiwa yang sehat. Sehat raganya, lestari adatnya!" tegas sang inisiator.(Riz)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar